Langkah Kecil Menuju Pemimpin Besar: Refleksi dari FGD Leadership

(02/02/2025) – Hari itu aku bersiap sejak pagi, memastikan semuanya sudah siap untuk keberangkatan ke Tangerang. Aku menaiki kereta dari Serang, merasakan perjalanan yang penuh harapan dan rasa penasaran. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, tapi juga perjalanan ilmu—menuju acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Leadership” yang diadakan oleh PW IPM Banten.

Di dalam kereta, aku merenung tentang makna kepemimpinan. Aku membayangkan diskusi nanti, bertanya-tanya perspektif apa yang akan dibagikan oleh fasilitator dan peserta lain.

Setibanya di Tangerang, aku langsung menuju lokasi acara—Titik Singgah Coffee. Kafe ini memiliki suasana yang nyaman dan tenang, sangat cocok untuk diskusi yang mendalam. Aku melihat beberapa peserta sudah datang lebih dulu, sambil berbincang bersama Kak Brilliant

Acara dimulai dengan perkenalan dan pengantar dari fasilitator kami, Kak Brilliant. Beliau menjelaskan bahwa kepemimpinan sebenarnya tidak ada spesifikasi khusus yang mengharuskan harus seperti apa, tetapi selama ini kita mempelajari hal-hal untuk menjadi pemimpin yang baik untuk pengikutnya, karena sejatinya kita adalah pemimpin untuk diri kita sendiri, tergantung dari diri kita yang mau meng-upgrade dengan ilmu yang lebih banyak atau tidak.

Diskusi berlangsung dengan seru. Ada 14 peserta yang hadir, masing-masing dengan pandangan unik tentang leadership. Kami berbagi pengalaman tentang bagaimana kepemimpinan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam organisasi.

Selama diskusi, kami mencatat hal-hal penting yang bisa menjadi refleksi pribadi. Tetapi aku tidak mencatat hal-hal penting itu dalam bentuk tulisan, aku merekam suara saat acara FGD itu berlangsung agar aku bisa mendengarkan ulang apa yang kita diskusikan.

Di akhir acara, kami mengambil foto bersama. Ada rasa puas setelah berbagi pemikiran dan mendengarkan berbagai perspektif. Perjalanan dari Serang ke Tangerang ini bukan sekadar perjalanan geografis, tapi juga perjalanan pembelajaran. Aku pulang dengan banyak wawasan baru, siap menerapkannya dalam kehidupanku.

Dalam perjalanan pulang, aku merenungkan kembali diskusi tadi. Leadership bukan sekadar teori, tapi harus diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Aku bertanya pada diri sendiri, bagaimana aku bisa menjadi pemimpin yang lebih baik? Perjalanan ini, meski singkat, memberiku banyak inspirasi.

Perjalanan hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah-langkah kecil menuju kepemimpinan yang lebih baik.

  • Penulis adalah Rhiana Muflihah, Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Serang.
  • Substansi tulisan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis.